Home / Hikmah Pagi

Hikmah Pagi

Seiring berkembangnya zaman yang semakin maju, dinamika beragama semakin beragam yang mewarnai insan di bumi ini. Maka gejolak hati semakin kuat, terlebih yang jauh dari siraman rohani. Maka disini diperlukan nutrisi yang baik bagi rohani kita, karena bukan hanya jasmani saja yang harus dijaga lebih dari itu rohani lebih penting untuk didahulukan. Bahkan Imam Syafi’I mengatakan, kebutuhan akan rohani lebih dahsyat dibandingkan dengan kebutuhan jasmani. Lebih lanjut Imam Ghazali mengatakan, jika hati tidak diisi ilmu tiga hari saja dia akan keras. Kalau hati sudah keras dia bahkan lebih keras dari batu, demikian ujar Syekh Ramadlan al-Buthi.

Maka hikmah pagi ini diharapkan bisa memberikan porsi untuk mengisi ruang hati, walau tidak sepenuhnya walau hanya sedikit goresan, paling tidak bisa menjadi obat hati yang luka. Dinamakan hikmah pagi, karena hampir setiap hari sang penulis menulisnya disela-sela antara shubuh dan dhuha, terkadang ditempat tak jarang perjalanan keluar kota.

Hikmah Pagi: Kiat Bahagia dan Sukses

Syaikh Muhammad Mutawalli al-Sya’rawi memberikan nasehat,

كُلَّمَا زَادَتْ الصَّدَقَة زَادَ الرِّزْقُ، وَكُلَّمَا زَادَ الْخُشُوْعُ فِيْ الصَّلاَةِ زَادَتْ السَّعاَدَةُ، وَكُلَّماَ زَادَ بِرُّ الَوالِدَيْنِ زَادَ التَّوْفِيْقُ فِي حَيَاتِكَ.

Setiap kali sedekah bertambah, bertambah pula rizqi. Setiap kali kekhusyu’an dalam shalat meningkat, meningkat pula kebahagiaan. Setiap kali berbakti kepada kedua orang tua menjadi lebih baik, menjadi lebih baik pula petunjuk Allah dalam hidupmu.

Semoga Allah menjaga kita untuk senantiasa istiqomah dalam kebaikan Aamien.